Menghafal Al Quran mulai dari mana?

Assalamu’alaikum sahabat.. sudah menjadi problematika seseorang yang ingin menghafal Al Quran yaitu sebuah pertanyaan “saya harus memulai dari mana?” “apakah saya bisa menjadi seorang hafidz atau hafidzah?” “kira kira berapa lama supaya saya bisa hafal Al Quran?”

pertanyaan pertanyaan diatas memang normal bagi seseorang yang ingin menghafal Al Quran apalagi di usia yang tak lagi anak anak.

lalu kira kira apa saja sih yang perlu di persiapkan untuk menjadi penghafal Al Quran?

beberapa hal yang harus sahabat persiapkan terlebih dahulu sebelum melanjut ke langkah proses menghafal yaitu sebagai berikut:

1. Niat dengan do’a yang kuat

seseorang yang ingin menghafal Al Quran pasti punya niat dan niat itu pasti baik. tapi taukah sahabat bahwa niat yang setengah setengah pasti akan membawakan dampak yang sulit untuk mencapai hafalan yang sempurna, karena niat yang setengah setengah sama dengan keraguan.

ragu ragu sama dengan penyakit dan penyakit membawa hal yang kurang baik, oleh karena itu niat berkeinginan menjadi penghafal Al Quran harus mantap tanpa diselingi keraguan.

“saya bisa, mereka bisa saya harus bisa” buatlah motifasi untuk diri sendiri agar menambah kemantapan dalam menghafal Al Quran.

hilangkan niat karena ingin pujian, hilangkan niat untuk dihormati, hilangkan niat untuk menambah kewibawaan, hilangkan segala niat yang tidak baik bagi diri kalian, bersihkan dengan niat yang tulus untuk menjadi penjaga Al Quran bukan untuk menghatamkan al Quran.

Jangan lupa berdo’a kepada Allah agar dimudahkan dalam menghafal Al Quran.

اَللّٰهُمَّ ارْزُقْنَا يَارَبِّ فَهْمَ النَّبِيِّيْنَ وَحِفْظَ الْمُرْ سَلِيْنَ وَإِلْهَامَ ألْمَلاَ ىِٕكَةَ ألْمُقَرَّبِيْنَ فِى عَافِيَةٍ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Artinya:
” Ya Allah, kurniailah  kamin faham para nabi dan hafalan para rasul serta mendapat ilham para malaikat yang hampir dengan-Mu, juga kurniakanlah kami kesehatan wahai Maha Penyayang.”

baca juga do’a dibawah ini

اَللّٰهُمَّ زِدْنَا وَلَا تَنْقُصْنَا وَأَكْرِمْنَا وَلَا تُهِنَّا وَأَعْطِنَا وَلَا تَحْرِمْنَا وَاَثِرْنَا وَلَا تُؤْثِرْ عَلَيْنَا وَارْضِنَا وَارْضَ عَنَّا
Artinya:
“Ya Allah, tambahkanlah buat kami jangan Engkau kurangkan, muliakanlah kami jangan dihina, berilah  buat kami jangan ditahan, pilihlah kami jangan Engkau biarkan dan ridhailah lkami dan ridhailah pula semua usaha kami.”

2. Cari guru yang tepat

hal kedua yang perlu sahabat lakukan adalah mencari seorang guru untuk mempelajari serta menghafal Al Quran, karena tanpa seorang guru maka seberapa hafal sahabat dalam menghafal Al Quran masih diragukan, selain itu sanad juga terputus dari para sahabat dan Rasul.

3. Mulailah menghafal

banyak sekali metode metode dalam menghafal Al Quran dan terkadang tergantung kemudahan seseorang itu sendiri.

namun metode dalam menghafal Al Quran yang paling banyak di pakai adalah menghafal dari Juz 30, 29, dan 28 terlebih dahulu baru kemudian mengjafal dari juz pertama.

janganlah terburu buru dalam menghafal karena target. lakukan dengan rileks secara berulang dan nikmati saja, memang pada awal masa masa menghafal Al quran sedikit sulit untuk mengingat namun lama kelamaan daya ingat akan mulai terbiasa dan terasah yang menjadikannya mudah.

Comments

Tags: